Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Berkolaborasi dalam Penulisan Artikel Berjudul “Overview of the Philosophy of Science on the Nature of Interdiciplinary Islamic studies”

Dosen dan mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berkolaborasi dalam penulisan artikel berjudul “Overview of the Philosophy of Science on the Nature of Interdiciplinary Islamic Studies”. Kolaborasi ini dilakukan oleh Rizal Ghani Khairudin (Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Dr. Ita Rodiah, M.Hum (Dosen pascasarjana UIN Sunan Kalijaga), dan Mohd. Shahril bin Ahmad Razimi (Universiti Utara Malaysia), dan Moh. Mukti (UIN Raden Intan Lampung).

Artikel tersebut berhasil diterbitkan padajurnal Analisis: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 22, No. 1, Tahun 2022. Jurnal tersebut merupakan jurnal akademik yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Jurnal tersebut berfokus pada studi Islam dan mengomunikasikan studi tentang masalah aktual yang terkait dengan studi Islam. Jurnal Analisis menekankan pada spesifikasi dalam penyajian Islam dan isu-isu kontemporer ditinjau dari berbagai aspek dan pendekatan studi Islam.

Tulisan dalam artikel tersebut membahas mengenai tinjauan filsafat ilmu tentang hakikat studi Islam. Memperoleh ilmu merupakan hak setiap manusia untuk dapat membawa kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Sebagai seorang muslim mencari ilmu menjadi bagian yang penting dan Islam juga tidak membatasi ilmu yang bermanfaat.

Untuk tetap berada dalam koridor ilmu yang bermanfaat secara agama seperti Kajian Islam juga membutuhkan perspektif yang luas melalui kajian lintas studi. Konstruksi Studi Islam dapat membahas banyak masalah kehidupan dalam hal studi ilmiah lain yang mendukung atau dapat disebut sebagai Studi Islam Interdisipliner.

Artikel tersebut dimaksudkan untuk mengetahui hakikat Studi Islam Interdisipliner ditinjau dari filsafat ilmu. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui studi kepustakaan, pengumpulan data berdasarkan literatur seperti buku dan jurnal.

Hasil kajian mengungkapkan bahwa Studi Islam Interdisipliner memberikan ruang bagi manusia untuk mengatasi kompleksitas permasalahan kehidupan manusia yang ada, karena permasalahan tersebut tidak hanya diselesaikan berdasarkan satu bidang kajian saja. Studi Islam Interdisipliner membangun hubungan yang harmonis antara Studi Islam dan Sains. Hubungan antara keduanya perlu dilakukan untuk berkontribusi pada kebaikan keduanya.

http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/analisis/article/view/10290