Dilihat 0 Kali

001_100_edit2.png

Rabu, 28 Januari 2026 09:38:00 WIB

Mahasiswa KU Leuven Rampungkan Studi Satu Semester di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta - Mahasiswa pertukaran asal KU Leuven University, Belgia, Thomas Marien, telah menyelesaikan studi satu semester di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies (IIS).

Thomas resmi mengikuti program pertukaran mahasiswa di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga sejak 8 September 2025. Selama satu semester masa studi, ia aktif mengikuti perkuliahan serta terlibat dalam kegiatan akademik, serta riset yang berfokus pada kajian sejarah dan dakwah Islam di Nusantara.

Dalam penelitiannya, Thomas mengkaji bagaimana Walisongo membagikan dan mentransmisikan ilmu dalam proses penyebaran Islam di Pulau Jawa. Ketertarikannya pada Islam Jawa dan dinamika dakwah kultural menjadi landasan utama pemilihan topik tersebut. Melalui pendekatan historis dan interdisipliner, riset ini memperkaya perspektif akademik lintas budaya dalam studi Islam.

Program pertukaran mahasiswa ini merupakan bagian dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Sunan Kalijaga dan KU Leuven University, Belgia. Kerja sama tersebut mencerminkan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan riset dan pertukaran akademik.

Menjelang kepulangannya ke Belgia, Thomas berpamitan dengan jajaran pimpinan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga pada Rabu, 14 Januari 2025. Ia hadir bersama keluarganya yang secara khusus datang ke Indonesia untuk menjemputnya. 

Thomas dan keluarganya diterima langsung oleh Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur, serta para pimpinan program studi. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Pascasarjana menyampaikan apresiasi atas kontribusi akademik Thomas selama satu semester studi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada KU Leuven University atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Sunan Kalijaga sebagai mitra akademik internasional.

Kehadiran mahasiswa internasional seperti Thomas Marien diharapkan terus memperkaya atmosfer akademik Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga serta memperkuat jejaring global dalam pengembangan kajian Islam yang interdisipliner dan kontekstual.