Yogyakarta — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Scholarship Talk Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama Republik Indonesia di Aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika sebagai upaya memberikan informasi dan motivasi terkait peluang studi lanjut melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI.
Acara dibuka oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, M.A., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa akses terhadap beasiswa menjadi salah satu jalan strategis untuk meningkatkan kapasitas akademik generasi muda Indonesia.
Baca Juga: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Jadi Bagian Konsorsium Beasiswa Doktor Kemenag–ICRS 2026
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. H. Ruchman Basori, M.Ag. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap lulusan pendidikan tinggi, khususnya jenjang magister dan doktoral, semakin meningkat di tengah tantangan global saat ini. Menurutnya, program Beasiswa Indonesia Bangkit hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang memiliki kapasitas akademik dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ruchman Basori dalam sesi penyampaian materi.
Selain itu, Dr. Hj. Siti Maria Ulfa, M.S.I. turut memberikan penjelasan terkait mekanisme pendaftaran dan tahapan seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit. Ia memaparkan bahwa program tersebut menyediakan pembiayaan penuh (fully funded) bagi penerima beasiswa jenjang sarjana, magister, dan doktor, baik untuk perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Ia juga menjelaskan beberapa jalur pendaftaran yang dapat diikuti peserta, termasuk jalur Letter of Acceptance (LoA) dan jalur reguler non-LoA. Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan administrasi, kemampuan akademik, serta perencanaan studi sebelum mengikuti seleksi beasiswa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai strategi memperoleh beasiswa, peluang studi lanjut, hingga persiapan menghadapi tahapan seleksi. Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berharap mahasiswa semakin terdorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mampu memanfaatkan program beasiswa sebagai sarana pengembangan kapasitas akademik maupun profesional di masa mendatang.
Siaran langsung acara ini bisa disimak melalui Link Youtube Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.