Dilihat 0 Kali

001_815_sospem2.png

Sabtu, 31 Januari 2026 15:10:00 WIB

Sospem Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga: Menyiapkan Scholar S2 dan S3 di Era Disrupsi

Yogyakarta - Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) bagi mahasiswa Program Studi Magister Interdisciplinary Islamic Studies (IIS) dan Doktor Studi Islam pada 29–30 Januari 2026 di Aula Pascasarjana.

Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Noorhaidi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa mahasiswa pascasarjana dididik untuk menjadi scholar yang memproduksi ilmu pengetahuan.

“Menjadi produsen ilmu pengetahuan artinya mampu menjelaskan realitas secara sistematis, logis, dan empiris,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pada jenjang doktoral, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kebaruan ilmiah serta berkontribusi dalam perdebatan akademik di tingkat nasional hingga global.

Baca Juga: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Jajaki Kerja Sama Riset dengan Australian Catholic University

“Mahasiswa S3 diharapkan tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga memberikan sumbangan bagi perdebatan akademik sesuai bidang yang ditekuni,” katanya.

Rektor juga mengingatkan tantangan mahasiswa di era digital, khususnya terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI).

“Jika AI tidak digunakan secara bijak, kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif bisa tidak terasah. Gelar mungkin didapat, tetapi proses yang benar menjadi scholar sejati tidak terjadi,” pungkasnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan. Ia menegaskan bahwa studi pada jenjang magister dan doktor bukan sekadar kelanjutan pendidikan formal, melainkan fase awal untuk memasuki dunia keilmuan yang lebih serius, reflektif, dan bertanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya pembaruan niat, komitmen, dan semangat akademik bagi mahasiswa pascasarjana. Ia juga mengingatkan, riset merupakan ruh dari seluruh aktivitas akademik dan harus menjadi dasar dalam perkuliahan, diskusi, publikasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Riset bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan ruh dari setiap aktivitas akademik. Cara berpikir akademik harus kritis, sistematis, berbasis data, serta berorientasi pada kontribusi ilmiah dan kemaslahatan publik,” tegasnya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi "Academic Integrity" oleh Mohammad Yunus Masrukhin, Lc., M.A., Ph.D. yang dipandu oleh Dr. Ita Rodiah, M.Hum. Dalam pemaparannya, Yunus menekankan pentingnya menjaga integritas akademik dalam seluruh proses pembelajaran dan riset. Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan AI merupakan fasilitas semu yang berpotensi melemahkan proses berpikir apabila digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, mahasiswa diimbau untuk meminimalisir penggunaan AI dan tetap menjunjung tinggi kejujuran akademik.

Sospem Hari Kedua

Pada hari kedua, kegiatan diisi oleh Dr. Suhadi, M.A. yang menyampaikan materi bertajuk “Relasi Sosial: Empati dan Komunikasi”. Sesi ini dipandu oleh Dr. Akmal Ihsan sebagai moderator dan menekankan pentingnya empati serta komunikasi efektif dalam membangun relasi sosial di lingkungan akademik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Ja’far Assagaf, M.A. mengenai regulasi diri yang mencakup adaptasi manajemen diri, manajemen waktu, goal setting, dan resiliensi. Sesi ini dipandu oleh Dr. Zulfikar Ismail, Lc., M.A. sebagai moderator.

Pada siang hari, peserta mendapatkan penjelasan terkait akademik yang disampaikan oleh Kepala Bagian Akademik Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAAKK), Khoirul Anwar, S.Ag., M.A.

Sebagai penutup, Pusat Layanan Terpadu UIN Sunan Kalijaga yang diwakili oleh Ro’fah, M.A., Ph.D. menyampaikan sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak perlu ragu untuk melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Baca Juga: Mahasiswa KU Leuven Rampungkan Studi Satu Semester di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga