Dilihat 0 Kali

001_245_6.png

Kamis, 16 April 2026 21:06:00 WIB

Mengenal Lebih Dekat Konsentrasi Prodi Magister Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Program Studi Magister (S2) Interdisciplinary Islamic Studies Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, memiliki sejumlah konsentrasi baru, yuk kenalan lebih jauh dengan prodi IIS:

1. Psikologi Pendidikan Islam (PPI)

Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam (PPI) berfokus pada pengembangan pendekatan ilmiah terhadap dinamika psikologis dalam proses pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kajian ini menelaah teori dan praktik psikologi pendidikan dari perspektif interdisipliner dengan mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, moral, dan spiritual dalam pembentukan peserta didik. Lulusan diharapkan mampu mengembangkan teori, asesmen, serta intervensi pendidikan yang selaras dengan prinsip etika Islam dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis manusia secara menyeluruh.

Melalui mata kuliah Psikologi Islam, Psikologi Pendidikan Lanjut, Teori Psikologi Klasik dan Kontemporer, serta Asesmen dan Intervensi Psikologi Pendidikan, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis teori, metode, dan praktik psikologi dalam konteks pendidikan Islam.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang psikologi pendidikan Islam, serta mampu mengembangkan asesmen dan intervensi pendidikan yang etis, kontekstual, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.

  • Psikologi Islam
    Mata kuliah ini mengkaji dasar-dasar psikologi dari perspektif Islam, termasuk pandangan Islam tentang jiwa (nafs), akal, hati, dan perilaku manusia. Kajian diarahkan untuk membangun paradigma psikologi yang berbasis nilai-nilai wahyu dan tradisi intelektual Islam klasik maupun modern.
  • Psikologi Pendidikan Lanjut
    Membahas teori, riset, dan pendekatan mutakhir dalam psikologi pendidikan, dengan fokus pada pengembangan peserta didik, proses belajar-mengajar, serta peran guru dan lingkungan pendidikan.
  • Teori Psikologi Klasik dan Kontemporer
    Mengkaji evolusi pemikiran psikologi dari teori-teori klasik hingga kontemporer, termasuk behaviorisme, psikoanalisis, humanisme, dan konstruktivisme, untuk memahami implikasinya terhadap pendidikan Islam.
  • Asesmen dan Intervensi Psikologi Pendidikan
    Membekali mahasiswa dengan keterampilan asesmen psikologis dan desain intervensi dalam konteks pendidikan Islam, termasuk teknik evaluasi, konseling, dan pendekatan berbasis nilai spiritual.

2. Islam dan Kebijakan Publik (IKP)

Konsentrasi ini mengintegrasikan studi Islam dengan teori kebijakan publik, berlandaskan konsep maslahah dan maqāid al-sharī‘ah. Fokus kajiannya adalah pada bagaimana prinsip-prinsip etika Islam dapat berkontribusi dalam proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan publik yang adil dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.

Melalui mata kuliah Analisis Kebijakan Publik, Agama, Teori Pembangunan, dan Kebijakan Publik, Maslahah dan Kebijakan Publik, serta Islam dan Kesejahteraan Sosial, mahasiswa diajak memahami secara kritis proses, aktor, dan nilai yang membentuk kebijakan publik dalam konteks masyarakat Muslim.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat untuk berkontribusi dalam perumusan, evaluasi, dan advokasi kebijakan publik yang inklusif dan berbasis nilai-nilai Islam.

  • Analisis Kebijakan Publik
    Membahas teori dan pendekatan analisis kebijakan publik, termasuk proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan dalam kerangka pembangunan nasional dan nilai Islam.
  • Agama, Teori Pembangunan, dan Kebijakan Publik
    Mengkaji keterkaitan antara agama, pembangunan sosial-ekonomi, dan kebijakan publik, serta bagaimana paradigma pembangunan berkelanjutan dapat diintegrasikan dengan nilai keislaman.
  • Maslahah dan Kebijakan Publik
    Menganalisis konsep maslahah dan common good sebagai dasar etis dan filosofis bagi kebijakan publik dalam masyarakat plural.
  • Islam dan Kesejahteraan Sosial
    Mengkaji teori dan praktik kesejahteraan sosial dalam perspektif Islam, termasuk peran zakat, wakaf, dan lembaga sosial keagamaan dalam pembangunan masyarakat.

3. Islam, Gender, dan Studi Minoritas (IGSM)

Konsentrasi Islam, Gender, dan Studi Minoritas membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk memahami dinamika relasi sosial, kuasa, dan representasi identitas dalam masyarakat Muslim. Konsentrasi ini menyoroti isu-isu gender dan minoritas melalui pendekatan feminisme Islam, sosiologi agama, dan studi minoritas, dengan tujuan mengembangkan perspektif keislaman yang adil, inklusif, dan peka terhadap keberagaman.

Melalui mata kuliah Teori dan Metode dalam Kajian Agama dan Studi Minoritas, Minoritas Sosial di Dunia Islam, Kelompok Minoritas, Hukum, dan Advokasi, serta Agama, Seksualitas, dan Politik, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis pengalaman, tantangan, dan perjuangan kelompok minoritas dalam konteks keagamaan dan sosial.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji isu-isu gender dan minoritas, serta berkontribusi dalam pengembangan wacana dan praktik sosial yang lebih adil dan inklusif.

  • Teori dan Metode dalam Kajian Agama dan Studi Minoritas
    Mengkaji teori dan metodologi penelitian yang digunakan dalam studi agama, gender, dan minoritas, termasuk pendekatan etnografi, wacana, dan hermeneutika feminis.
  • Minoritas Sosial di Dunia Islam
    Mempelajari posisi, tantangan, dan strategi adaptasi Studi Minoritas sosial, etnis, maupun agama dalam masyarakat Muslim kontemporer.
  • Kelompok Minoritas, Hukum, dan Advokasi
    Menelaah kerangka hukum dan strategi advokasi dalam memperjuangkan hak-hak Studi Minoritas dengan berlandaskan prinsip keadilan dan kemaslahatan Islam.
  • Agama, Seksualitas, dan Politik
    Mengkaji keterkaitan antara wacana keagamaan, seksualitas, dan politik, serta pengaruhnya terhadap kebijakan sosial dan relasi gender dalam masyarakat Muslim.

4. Studi Islam Kawasan (SIK)

Konsentrasi Studi Islam Kawasan berorientasi pada analisis sosial, politik, dan budaya masyarakat Muslim di berbagai kawasan dunia. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana dinamika historis, ekonomi, dan politik membentuk karakter keislaman di Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika melalui pendekatan interdisipliner.

Melalui mata kuliah Teori dan Metode dalam Studi Islam Kawasan, Politik Muslim dalam Perspektif Komparatif, Sejarah Masyarakat Muslim, serta Sosio-Antropologi Masyarakat Muslim, mahasiswa diajak memahami secara kritis keragaman pengalaman dan praktik keislaman dalam konteks global.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji masyarakat Muslim lintas kawasan serta berkontribusi dalam pengembangan studi Islam yang kontekstual dan komparatif.

  • Teori dan Metode dalam Studi Islam Kawasan
    Memberikan pemahaman teoritis dan metodologis mengenai studi kawasan, termasuk analisis geopolitik dan sosial-budaya masyarakat Muslim.
  • Politik Muslim dalam Perspektif Komparatif
    Membandingkan dinamika politik umat Islam di berbagai negara dan kawasan, dengan menyoroti isu otoritas, identitas, dan gerakan sosial Islam.
  • Sejarah Masyarakat Muslim
    Mengkaji perkembangan historis masyarakat Muslim dari masa klasik hingga kontemporer, dengan referensi pada karya tokoh seperti Ira M. Lapidus dan Marshall Hodgson.
  • Sosio-Antropologi Masyarakat Muslim
    Menelusuri praktik sosial, ritual, dan struktur komunitas dalam masyarakat Muslim melalui pendekatan antropologi dan sosiologi.

5. Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis (HQH)

Konsentrasi Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis (HQH) membekali mahasiswa dengan pendekatan interdisipliner untuk memahami teks-teks dasar Islam secara kritis dan kontekstual. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana al-Qur’an dan hadis ditafsirkan, diproduksi, dan dipraktikkan dalam berbagai konteks sosial, historis, dan budaya.

Melalui mata kuliah Teori Hermeneutika Islam, Sejarah Islam Awal, Studi Akademik al-Qur’an dan Hadis, serta Studi Sosial Budaya al-Qur’an dan Hadis, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis dinamika penafsiran dan resepsi teks keagamaan dalam menghadapi persoalan kontemporer.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis, serta mampu mengembangkan pemahaman keislaman yang kontekstual.

  • Teori Hermeneutika Islam
    Membahas teori-teori penafsiran teks Islam klasik dan modern, serta penerapannya dalam memahami pesan moral dan sosial al-Qur’an dan hadis.
  • Sejarah Islam Awal
    Menganalisis konteks sejarah, sosial, dan politik masa awal Islam untuk memahami pembentukan otoritas teks dan tradisi keagamaan.
  • Studi Akademik al-Qur’an dan Hadis
    Mengkaji pendekatan akademik dalam studi al-Qur’an dan hadis, termasuk metodologi orientalis dan kritik teks modern.
  • Studi Sosial Budaya al-Qur’an dan Hadis
    Menelusuri proses tafsir lokal, vernakularisasi, dan resepsi masyarakat terhadap teks keagamaan di berbagai konteks sosial.

6. Kajian Industri dan Bisnis Halal (KIBH)

Konsentrasi Kajian Industri dan Bisnis Halal mengkaji sistem ekonomi dan industri halal dalam kerangka etika dan hukum Islam. Kajian ini menekankan pemahaman atas dinamika global industri halal serta peranannya dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Melalui mata kuliah Fatwa dan Teori Hukum Islam, Sistem Manajemen dan Jaminan Produk Halal, Industri Lembaga Keuangan Islam, serta Industri Halal dan Budaya Konsumsi Masyarakat Muslim, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis praktik, regulasi, dan perkembangan industri halal dalam konteks global.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang ekonomi dan industri halal, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan kebijakan, manajemen, dan praktik bisnis halal yang profesional dan beretika.

  • Fatwa dan Teori Hukum Islam
    Membahas peran fatwa dan teori hukum Islam dalam mengatur praktik ekonomi dan industri halal.
  • Sistem Manajemen dan Jaminan Produk Halal
    Mengkaji mekanisme sertifikasi, pengawasan, dan standar mutu produk halal dalam konteks industri global.
  • Industri Lembaga Keuangan Islam
    Menelaah sistem lembaga keuangan syariah, instrumen keuangan Islam, dan tantangan implementasinya di pasar global.
  • Industri Halal dan Budaya Konsumsi Masyarakat Muslim
    Mempelajari hubungan antara budaya konsumsi, identitas religius, dan perkembangan ekonomi halal kontemporer.

7. Filantropi, Kebencanaan, dan Pembangunan Berkelanjutan (FKPB)

Konsentrasi ini mengintegrasikan studi Islam tentang filantropi (zakat, wakaf, infaq, sedekah) dengan isu-isu kebencanaan dan pembangunan berkelanjutan. Tujuannya adalah menghasilkan konsep dan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial dan ketahanan masyarakat.

Melalui mata kuliah Teologi, Bencana, dan Perubahan Iklim, Budaya Digital dan Fundraising, Resiliensi dan Trauma Bencana, serta Analisis Kebijakan Filantropi dan Bencana, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis hubungan antara agama, kemanusiaan, dan kebijakan publik dalam konteks krisis dan pembangunan.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang filantropi, kebencanaan, dan pembangunan berkelanjutan, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik kemanusiaan yang responsif, inklusif, dan berkelanjutan.

  • Teologi, Bencana, dan Perubahan Iklim
    Mengkaji hubungan antara teologi Islam, tanggung jawab ekologis, dan respons terhadap perubahan iklim.
  • Budaya Digital dan Fundraising
    Mempelajari strategi penggalangan dana dan mobilisasi sosial berbasis teknologi digital untuk tujuan kemanusiaan dan filantropi Islam.
  • Resiliensi dan Trauma Bencana
    Membahas aspek psikososial, spiritual, dan komunitarian dalam proses pemulihan pascabencana.
  • Analisis Kebijakan Filantropi dan Bencana
    Menganalisis kebijakan publik dalam manajemen kebencanaan dan peran lembaga filantropi dalam mitigasi dan rehabilitasi.

8. Agama, Media, dan Masyarakat Muslim (AMMM)

Konsentrasi Agama, Media, dan Masyarakat Muslim membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk memahami hubungan antara Islam, media, dan dinamika masyarakat Muslim kontemporer. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana media—baik konvensional maupun digital—membentuk praktik keagamaan, otoritas agama, produksi pengetahuan, serta wacana moral dan politik di ruang publik.

Melalui mata kuliah Media, Mediasi, dan Mediatisasi, Media, Otoritas Agama, dan Produksi Pengetahuan, Media, Politik, dan Publik Moral, serta Islam dan Budaya Digital, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis peran media dalam transformasi kehidupan keagamaan.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji isu-isu keislaman dalam konteks media dan masyarakat modern.

9. Islam, Sains, dan Ekoteologi (ISE)

Konsentrasi Islam, Sains, dan Ekoteologi mengkaji hubungan antara ajaran Islam, perkembangan sains, dan isu-isu lingkungan dalam konteks kontemporer. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana tradisi keilmuan Islam berinteraksi dengan sains modern serta merespons krisis ekologi dan perubahan sosial.

Melalui mata kuliah Sains dan Tradisi Pengetahuan dalam Islam, Islam dan Sains Modern, Islam, Lingkungan, dan Gerakan Sosial Baru, serta Fiqh Lingkungan: Humaniora Digital dalam Studi Islam, mahasiswa diajak memahami integrasi antara agama, ilmu pengetahuan, dan etika lingkungan secara kritis dan kontekstual.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam mengkaji isu-isu keislaman, sains, dan ekologi, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan wacana dan praktik keberlanjutan berbasis nilai-nilai Islam.

10. Al-Dirasat al-Islamiyyah wal ‘Arabiyyah (DIA)

Konsentrasi Al-Dirasat al-Islamiyyah wal ‘Arabiyyah membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk mengkaji khazanah turāth Islam serta dinamika budaya, sosial, dan politik di dunia Arab. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana warisan intelektual Islam berinteraksi dengan realitas kontemporer dalam berbagai konteks masyarakat Arab dan Muslim.

Melalui mata kuliah al-Nuum al-Islāmiyyah: Manūr ‘Aqā’idī wa Qiyamī, Dirāsāt Thaqāfiyyah fī al-Mujtama‘āt al-Islāmiyyah, Falsafat al-Tashrī‘ al-Islāmī, serta Dirāsāt Siyāsiyyah fī al-‘Ālam al-Islāmī wa al-‘Arabī, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis pemikiran, praktik sosial, dan dinamika politik dalam tradisi Islam dan dunia Arab.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam kajian turāth serta studi masyarakat Arab dan Muslim, serta mampu mengembangkan pemahaman keislaman yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan global.

  • النظم الإسلامية: منظور عقائدي وقيمي
    Menganalisis sistem nilai dan akidah Islam dalam konteks sosial dan politik umat Islam.
  • دراسات ثقافية في المجتمعات الإسلامية
    Mengkaji kebudayaan masyarakat Islam melalui teks, sejarah, dan praktik sosial.
  • فلسفة التشريع الإسلامي
    Membahas filsafat hukum Islam dan prinsip-prinsip rasionalitas dalam pembentukan hukum syariah.
  • دراسات سياسية في العالم الإسلامي والعربي
    Menelaah dinamika politik di dunia Arab dan Islam dengan menyoroti isu keadilan, otoritas, dan perubahan sosial.

11. Islamic Thought and Muslim Society (ITMS)

Konsentrasi Islamic Thought and Muslim Society memfokuskan kajiannya pada pemikiran Islam klasik dan kontemporer, serta transformasi sosial-politik masyarakat Muslim. Pendekatannya interdisipliner, menggabungkan filsafat, teologi, sejarah, dan ilmu sosial.

Melalui mata kuliah Knowledge and Authority in Muslim Societies, Contemporary Islamic Thoughts, Sciences and Knowledge Tradition in Islam, serta State and Muslim Citizenship, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis konstruksi pengetahuan, otoritas keagamaan, serta relasi antara agama, negara, dan masyarakat.

Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam studi pemikiran Islam dan masyarakat Muslim, serta mampu mengembangkan kajian keislaman yang reflektif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.

  • Knowledge and Authority in Muslim Societies
    Menganalisis konstruksi otoritas keagamaan dan produksi pengetahuan dalam masyarakat Muslim.
  • Contemporary Islamic Thoughts
    Mengkaji gagasan pembaruan dan modernitas dalam pemikiran Islam abad ke-20 dan ke-21.
  • Sciences and Knowledge Tradition in Islam
    Menelusuri tradisi keilmuan Islam klasik dan relevansinya dengan perkembangan ilmu modern.
  • State and Muslim Citizenship
    Membahas hubungan antara negara, warga negara Muslim, dan prinsip keadilan sosial dalam konteks politik global.