Program Studi Magister (S2) Interdisciplinary Islamic Studies Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, memiliki sejumlah konsentrasi baru, yuk kenalan lebih jauh dengan prodi IIS:
1.
Psikologi Pendidikan Islam (PPI)
Konsentrasi Psikologi Pendidikan
Islam (PPI) berfokus pada pengembangan pendekatan ilmiah terhadap dinamika
psikologis dalam proses pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kajian
ini menelaah teori dan praktik psikologi pendidikan dari perspektif
interdisipliner dengan mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, moral, dan
spiritual dalam pembentukan peserta didik. Lulusan diharapkan mampu
mengembangkan teori, asesmen, serta intervensi pendidikan yang selaras dengan
prinsip etika Islam dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis manusia secara
menyeluruh.
Melalui mata kuliah Psikologi Islam,
Psikologi Pendidikan Lanjut, Teori Psikologi Klasik dan Kontemporer, serta
Asesmen dan Intervensi Psikologi Pendidikan, mahasiswa diajak menganalisis
secara kritis teori, metode, dan praktik psikologi dalam konteks pendidikan
Islam.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang psikologi pendidikan Islam, serta mampu mengembangkan asesmen dan intervensi pendidikan yang etis, kontekstual, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.
- Psikologi Islam
Mata kuliah ini mengkaji dasar-dasar psikologi dari perspektif Islam, termasuk pandangan Islam tentang jiwa (nafs), akal, hati, dan perilaku manusia. Kajian diarahkan untuk membangun paradigma psikologi yang berbasis nilai-nilai wahyu dan tradisi intelektual Islam klasik maupun modern. - Psikologi Pendidikan
Lanjut
Membahas teori, riset, dan pendekatan mutakhir dalam psikologi pendidikan, dengan fokus pada pengembangan peserta didik, proses belajar-mengajar, serta peran guru dan lingkungan pendidikan. - Teori Psikologi Klasik
dan Kontemporer
Mengkaji evolusi pemikiran psikologi dari teori-teori klasik hingga kontemporer, termasuk behaviorisme, psikoanalisis, humanisme, dan konstruktivisme, untuk memahami implikasinya terhadap pendidikan Islam. - Asesmen dan Intervensi
Psikologi Pendidikan
Membekali mahasiswa dengan keterampilan asesmen psikologis dan desain intervensi dalam konteks pendidikan Islam, termasuk teknik evaluasi, konseling, dan pendekatan berbasis nilai spiritual.
2.
Islam dan Kebijakan Publik (IKP)
Konsentrasi ini mengintegrasikan studi
Islam dengan teori kebijakan publik, berlandaskan konsep maslahah dan maqāṣid al-sharī‘ah. Fokus kajiannya adalah pada bagaimana prinsip-prinsip
etika Islam dapat berkontribusi dalam proses perumusan, implementasi, dan
evaluasi kebijakan publik yang adil dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.
Melalui mata kuliah Analisis Kebijakan
Publik, Agama, Teori Pembangunan, dan Kebijakan Publik, Maslahah dan Kebijakan
Publik, serta Islam dan Kesejahteraan Sosial, mahasiswa diajak memahami secara
kritis proses, aktor, dan nilai yang membentuk kebijakan publik dalam konteks
masyarakat Muslim.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan
analitis dan riset yang kuat untuk berkontribusi dalam perumusan, evaluasi, dan
advokasi kebijakan publik yang inklusif dan berbasis nilai-nilai Islam.
- Analisis Kebijakan
Publik
Membahas teori dan pendekatan analisis kebijakan publik, termasuk proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan dalam kerangka pembangunan nasional dan nilai Islam. - Agama, Teori
Pembangunan, dan Kebijakan Publik
Mengkaji keterkaitan antara agama, pembangunan sosial-ekonomi, dan kebijakan publik, serta bagaimana paradigma pembangunan berkelanjutan dapat diintegrasikan dengan nilai keislaman. - Maslahah dan Kebijakan
Publik
Menganalisis konsep maslahah dan common good sebagai dasar etis dan filosofis bagi kebijakan publik dalam masyarakat plural. - Islam dan Kesejahteraan
Sosial
Mengkaji teori dan praktik kesejahteraan sosial dalam perspektif Islam, termasuk peran zakat, wakaf, dan lembaga sosial keagamaan dalam pembangunan masyarakat.
3.
Islam, Gender, dan Studi Minoritas (IGSM)
Konsentrasi Islam, Gender, dan Studi
Minoritas membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk memahami
dinamika relasi sosial, kuasa, dan representasi identitas dalam masyarakat
Muslim. Konsentrasi ini menyoroti isu-isu gender dan minoritas melalui
pendekatan feminisme Islam, sosiologi agama, dan studi minoritas, dengan tujuan
mengembangkan perspektif keislaman yang adil, inklusif, dan peka terhadap
keberagaman.
Melalui mata kuliah Teori dan Metode
dalam Kajian Agama dan Studi Minoritas, Minoritas Sosial di Dunia Islam,
Kelompok Minoritas, Hukum, dan Advokasi, serta Agama, Seksualitas, dan Politik,
mahasiswa diajak menganalisis secara kritis pengalaman, tantangan, dan
perjuangan kelompok minoritas dalam konteks keagamaan dan sosial.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan
analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji isu-isu gender dan minoritas, serta
berkontribusi dalam pengembangan wacana dan praktik sosial yang lebih adil dan
inklusif.
- Teori dan Metode dalam
Kajian Agama dan Studi Minoritas
Mengkaji teori dan metodologi penelitian yang digunakan dalam studi agama, gender, dan minoritas, termasuk pendekatan etnografi, wacana, dan hermeneutika feminis. - Minoritas Sosial di
Dunia Islam
Mempelajari posisi, tantangan, dan strategi adaptasi Studi Minoritas sosial, etnis, maupun agama dalam masyarakat Muslim kontemporer. - Kelompok Minoritas,
Hukum, dan Advokasi
Menelaah kerangka hukum dan strategi advokasi dalam memperjuangkan hak-hak Studi Minoritas dengan berlandaskan prinsip keadilan dan kemaslahatan Islam. - Agama, Seksualitas, dan
Politik
Mengkaji keterkaitan antara wacana keagamaan, seksualitas, dan politik, serta pengaruhnya terhadap kebijakan sosial dan relasi gender dalam masyarakat Muslim.
4.
Studi Islam Kawasan (SIK)
Konsentrasi Studi Islam Kawasan
berorientasi pada analisis sosial, politik, dan budaya masyarakat Muslim di
berbagai kawasan dunia. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana dinamika historis,
ekonomi, dan politik membentuk karakter keislaman di Timur Tengah, Asia
Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika melalui pendekatan interdisipliner.
Melalui mata kuliah Teori dan Metode
dalam Studi Islam Kawasan, Politik Muslim dalam Perspektif Komparatif, Sejarah
Masyarakat Muslim, serta Sosio-Antropologi Masyarakat Muslim, mahasiswa diajak
memahami secara kritis keragaman pengalaman dan praktik keislaman dalam konteks
global.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji masyarakat Muslim lintas kawasan serta berkontribusi dalam pengembangan studi Islam yang kontekstual dan komparatif.
- Teori dan Metode dalam
Studi Islam Kawasan
Memberikan pemahaman teoritis dan metodologis mengenai studi kawasan, termasuk analisis geopolitik dan sosial-budaya masyarakat Muslim. - Politik Muslim dalam
Perspektif Komparatif
Membandingkan dinamika politik umat Islam di berbagai negara dan kawasan, dengan menyoroti isu otoritas, identitas, dan gerakan sosial Islam. - Sejarah Masyarakat
Muslim
Mengkaji perkembangan historis masyarakat Muslim dari masa klasik hingga kontemporer, dengan referensi pada karya tokoh seperti Ira M. Lapidus dan Marshall Hodgson. - Sosio-Antropologi
Masyarakat Muslim
Menelusuri praktik sosial, ritual, dan struktur komunitas dalam masyarakat Muslim melalui pendekatan antropologi dan sosiologi.
5.
Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis (HQH)
Konsentrasi Hermeneutika al-Qur’an dan
Hadis (HQH) membekali mahasiswa dengan pendekatan interdisipliner untuk
memahami teks-teks dasar Islam secara kritis dan kontekstual. Konsentrasi ini
menyoroti bagaimana al-Qur’an dan hadis ditafsirkan, diproduksi, dan
dipraktikkan dalam berbagai konteks sosial, historis, dan budaya.
Melalui mata kuliah Teori Hermeneutika
Islam, Sejarah Islam Awal, Studi Akademik al-Qur’an dan Hadis, serta Studi
Sosial Budaya al-Qur’an dan Hadis, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis
dinamika penafsiran dan resepsi teks keagamaan dalam menghadapi persoalan
kontemporer.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan
analitis dan riset yang kuat dalam Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis, serta
mampu mengembangkan pemahaman keislaman yang kontekstual.
- Teori Hermeneutika Islam
Membahas teori-teori penafsiran teks Islam klasik dan modern, serta penerapannya dalam memahami pesan moral dan sosial al-Qur’an dan hadis. - Sejarah Islam Awal
Menganalisis konteks sejarah, sosial, dan politik masa awal Islam untuk memahami pembentukan otoritas teks dan tradisi keagamaan. - Studi Akademik al-Qur’an
dan Hadis
Mengkaji pendekatan akademik dalam studi al-Qur’an dan hadis, termasuk metodologi orientalis dan kritik teks modern. - Studi Sosial Budaya
al-Qur’an dan Hadis
Menelusuri proses tafsir lokal, vernakularisasi, dan resepsi masyarakat terhadap teks keagamaan di berbagai konteks sosial.
6.
Kajian Industri dan Bisnis Halal (KIBH)
Konsentrasi Kajian Industri dan
Bisnis Halal mengkaji sistem ekonomi dan industri halal dalam kerangka
etika dan hukum Islam. Kajian ini menekankan pemahaman atas dinamika global
industri halal serta peranannya dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Melalui mata kuliah Fatwa dan Teori
Hukum Islam, Sistem Manajemen dan Jaminan Produk Halal, Industri Lembaga
Keuangan Islam, serta Industri Halal dan Budaya Konsumsi Masyarakat Muslim,
mahasiswa diajak menganalisis secara kritis praktik, regulasi, dan perkembangan
industri halal dalam konteks global.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang ekonomi dan industri halal, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan kebijakan, manajemen, dan praktik bisnis halal yang profesional dan beretika.
- Fatwa dan Teori Hukum
Islam
Membahas peran fatwa dan teori hukum Islam dalam mengatur praktik ekonomi dan industri halal. - Sistem Manajemen dan
Jaminan Produk Halal
Mengkaji mekanisme sertifikasi, pengawasan, dan standar mutu produk halal dalam konteks industri global. - Industri Lembaga
Keuangan Islam
Menelaah sistem lembaga keuangan syariah, instrumen keuangan Islam, dan tantangan implementasinya di pasar global. - Industri Halal dan
Budaya Konsumsi Masyarakat Muslim
Mempelajari hubungan antara budaya konsumsi, identitas religius, dan perkembangan ekonomi halal kontemporer.
7.
Filantropi, Kebencanaan, dan Pembangunan Berkelanjutan (FKPB)
Konsentrasi
ini mengintegrasikan studi Islam tentang filantropi (zakat, wakaf, infaq,
sedekah) dengan isu-isu kebencanaan dan pembangunan berkelanjutan.
Tujuannya adalah menghasilkan konsep dan kebijakan yang berpihak pada keadilan
sosial dan ketahanan masyarakat.
Melalui
mata kuliah Teologi, Bencana, dan Perubahan Iklim, Budaya Digital dan
Fundraising, Resiliensi dan Trauma Bencana, serta Analisis Kebijakan Filantropi
dan Bencana, mahasiswa diajak menganalisis secara kritis hubungan antara agama,
kemanusiaan, dan kebijakan publik dalam konteks krisis dan pembangunan.
Lulusan
diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam bidang
filantropi, kebencanaan, dan pembangunan berkelanjutan, serta mampu
berkontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik kemanusiaan yang
responsif, inklusif, dan berkelanjutan.
- Teologi, Bencana, dan
Perubahan Iklim
Mengkaji hubungan antara teologi Islam, tanggung jawab ekologis, dan respons terhadap perubahan iklim. - Budaya Digital dan
Fundraising
Mempelajari strategi penggalangan dana dan mobilisasi sosial berbasis teknologi digital untuk tujuan kemanusiaan dan filantropi Islam. - Resiliensi dan Trauma
Bencana
Membahas aspek psikososial, spiritual, dan komunitarian dalam proses pemulihan pascabencana. - Analisis Kebijakan
Filantropi dan Bencana
Menganalisis kebijakan publik dalam manajemen kebencanaan dan peran lembaga filantropi dalam mitigasi dan rehabilitasi.
8.
Agama, Media, dan Masyarakat Muslim (AMMM)
Konsentrasi Agama, Media, dan Masyarakat
Muslim membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk
memahami hubungan antara Islam, media, dan dinamika masyarakat Muslim
kontemporer. Konsentrasi ini menyoroti bagaimana media—baik konvensional maupun
digital—membentuk praktik keagamaan, otoritas agama, produksi pengetahuan,
serta wacana moral dan politik di ruang publik.
Melalui mata kuliah Media, Mediasi, dan
Mediatisasi, Media, Otoritas Agama, dan Produksi Pengetahuan, Media, Politik,
dan Publik Moral, serta Islam dan Budaya Digital, mahasiswa diajak menganalisis
secara kritis peran media dalam transformasi kehidupan keagamaan.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan
analitis dan riset yang kuat untuk mengkaji isu-isu keislaman dalam konteks
media dan masyarakat modern.
9. Islam,
Sains, dan Ekoteologi (ISE)
Konsentrasi
Islam, Sains, dan Ekoteologi mengkaji hubungan antara ajaran Islam,
perkembangan sains, dan isu-isu lingkungan dalam konteks kontemporer.
Konsentrasi ini menyoroti bagaimana tradisi keilmuan Islam berinteraksi dengan
sains modern serta merespons krisis ekologi dan perubahan sosial.
Melalui
mata kuliah Sains dan Tradisi Pengetahuan dalam Islam, Islam dan Sains Modern,
Islam, Lingkungan, dan Gerakan Sosial Baru, serta Fiqh Lingkungan: Humaniora
Digital dalam Studi Islam, mahasiswa diajak memahami integrasi antara agama,
ilmu pengetahuan, dan etika lingkungan secara kritis dan kontekstual.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam mengkaji isu-isu keislaman, sains, dan ekologi, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan wacana dan praktik keberlanjutan berbasis nilai-nilai Islam.
10.
Al-Dirasat al-Islamiyyah wal ‘Arabiyyah (DIA)
Konsentrasi Al-Dirasat al-Islamiyyah wal
‘Arabiyyah membekali mahasiswa dengan perspektif interdisipliner untuk mengkaji
khazanah turāth Islam serta dinamika budaya, sosial, dan politik di dunia Arab.
Konsentrasi ini menyoroti bagaimana warisan intelektual Islam berinteraksi
dengan realitas kontemporer dalam berbagai konteks masyarakat Arab dan Muslim.
Melalui mata kuliah al-Nuẓum
al-Islāmiyyah: Manẓūr ‘Aqā’idī wa Qiyamī,
Dirāsāt Thaqāfiyyah fī al-Mujtama‘āt al-Islāmiyyah, Falsafat al-Tashrī‘
al-Islāmī, serta Dirāsāt Siyāsiyyah fī al-‘Ālam al-Islāmī wa al-‘Arabī,
mahasiswa diajak menganalisis secara kritis pemikiran, praktik sosial, dan
dinamika politik dalam tradisi Islam dan dunia Arab.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan analitis dan riset yang kuat dalam kajian turāth serta studi masyarakat Arab dan Muslim, serta mampu mengembangkan pemahaman keislaman yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan global.
- النظم
الإسلامية: منظور عقائدي وقيمي
Menganalisis sistem nilai dan akidah Islam dalam konteks sosial dan politik umat Islam. - دراسات
ثقافية في المجتمعات الإسلامية
Mengkaji kebudayaan masyarakat Islam melalui teks, sejarah, dan praktik sosial. - فلسفة
التشريع الإسلامي
Membahas filsafat hukum Islam dan prinsip-prinsip rasionalitas dalam pembentukan hukum syariah. - دراسات
سياسية في العالم الإسلامي والعربي
Menelaah dinamika politik di dunia Arab dan Islam dengan menyoroti isu keadilan, otoritas, dan perubahan sosial.
11.
Islamic Thought and Muslim Society (ITMS)
Konsentrasi Islamic Thought and Muslim
Society memfokuskan kajiannya pada pemikiran Islam klasik dan kontemporer,
serta transformasi sosial-politik masyarakat Muslim. Pendekatannya
interdisipliner, menggabungkan filsafat, teologi, sejarah, dan ilmu sosial.
Melalui mata kuliah Knowledge and
Authority in Muslim Societies, Contemporary Islamic Thoughts, Sciences and
Knowledge Tradition in Islam, serta State and Muslim Citizenship, mahasiswa
diajak menganalisis secara kritis konstruksi pengetahuan, otoritas keagamaan,
serta relasi antara agama, negara, dan masyarakat.
Lulusan diharapkan memiliki kemampuan
analitis dan riset yang kuat dalam studi pemikiran Islam dan masyarakat Muslim,
serta mampu mengembangkan kajian keislaman yang reflektif, kontekstual, dan
relevan dengan tantangan zaman.
- Knowledge and Authority
in Muslim Societies
Menganalisis konstruksi otoritas keagamaan dan produksi pengetahuan dalam masyarakat Muslim. - Contemporary Islamic
Thoughts
Mengkaji gagasan pembaruan dan modernitas dalam pemikiran Islam abad ke-20 dan ke-21. - Sciences and Knowledge
Tradition in Islam
Menelusuri tradisi keilmuan Islam klasik dan relevansinya dengan perkembangan ilmu modern. - State and Muslim
Citizenship
Membahas hubungan antara negara, warga negara Muslim, dan prinsip keadilan sosial dalam konteks politik global.