Yogyakarta - Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Karir dan Pembekalan Wisuda pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan bagi mahasiswa yang akan memasuki fase setelah menyelesaikan studi, khususnya dalam mempersiapkan langkah karier, pengembangan kompetensi, serta membangun jejaring profesional.
Salah satu narasumber yakni Muhammad Rashif Hilmi, S.Si., M.Sc. Dalam pemaparannya, Rashif menekankan pentingnya mahasiswa memiliki perencanaan yang jelas setelah menyelesaikan studi. Menurutnya, kelulusan bukan menjadi akhir dari proses pengembangan diri, melainkan awal untuk menentukan arah karier dan memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Rashif mengingatkan para calon wisudawan agar tidak sekadar mengandalkan ijazah ketika memasuki dunia kerja. Ijazah, menurutnya, dapat menjadi pembuka kesempatan, tetapi kompetensi menjadi modal penting untuk dapat bertahan dan berkembang di lingkungan profesional. Selain kompetensi, mahasiswa juga perlu membangun jejaring, karakter, serta portofolio yang menunjukkan kapasitas dan pengalaman mereka.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk mulai menentukan target karier sejak sebelum wisuda. Menurutnya, salah satu persoalan yang sering dihadapi lulusan adalah kebingungan menentukan langkah setelah menyelesaikan studi. Karena itu, lulusan perlu mengukur kemampuan diri dan menentukan bidang yang ingin dituju.
Selain materi mengenai pengembangan karier, rangkaian pembekalan juga memperkenalkan layanan pengembangan karier yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan alumni. Peserta memperoleh informasi mengenai peluang kerja, pelatihan, serta layanan konsultasi karier. Konsultasi karier dapat dilakukan secara daring maupun luring setelah mahasiswa atau alumni melakukan pendaftaran dan membuat janji dengan konselor.