Yogyakarta - Pascasarjana menyelenggarakan Ujian Terbuka Disertasi dengan judul “Analisis
Penyelenggaraan PAUD Inklusif di Jawa Tengah: Tinjauan pada Dimensi Budaya,
Kebijakan, dan Praktik” pada Rabu, 18 Februari 2025, bertempat di
Aula Pascasarjana. Disertasi tersebut dipresentasikan oleh promovendus, Yuni
Setya Hartati.
Dalam disertasinya, Yuni Setya Hartati mengkaji mengenai penyelenggaraan
pendidikan anak usia dini (PAUD) inklusif di Jawa Tengah dengan menitikberatkan
pada tiga dimensi utama, yakni budaya inklusif, kebijakan inklusif, dan praktik
pembelajaran. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai lokal, spiritualitas,
serta kebijakan adaptif dalam membangun model pendidikan inklusif yang
kontekstual dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus, penelitian
ini menghadirkan analisis komprehensif terhadap implementasi pendidikan
inklusif pada level praksis sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa
keberhasilan PAUD inklusif tidak hanya ditentukan oleh regulasi formal, tetapi
juga oleh budaya sekolah yang mendukung, kepemimpinan yang responsif, serta
praktik pembelajaran yang ramah anak.
Sidang terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A. selaku
ketua, dengan Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. sebagai sekretaris.
Bertindak sebagai dewan penguji adalah Prof. Dr. H. Suyadi, S.Ag., M.A.;
Ro’fah, M.A., Ph.D.; Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si.; Dr. Maya Fitria, S.Psi.,
M.A.; Prof. Zulkipli Lessy, S.Ag., S.Pd., M.Ag., M.S.W.; serta Prof. Dr.
Istiningsih, M.Pd.