Yogyakarta - Dua mahasiswa
Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Asep Nahrul Musadad (Program Doktor Studi Islam) dan
Muhammad Yusuf Baity (Program Magister Islamic Thought and Muslim Societies), telah tiba di Belgia pada 3 Februari
2026 untuk melakukan penelitian dan penyeliaan tugas akhir selama satu semester
di Katholieke Universiteit (KU) Leuven.
Program ini
merupakan bagian dari nota kesepahaman antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
dengan KU Leuven yang disponsori oleh beasiswa Erasmus+ Tahun 2025/2026 dengan
skema traineeship. Dalam kolaborasi ini, Eramsus+ menawarkan program pertukaran
baik dalam skema study yang memungkinkan penerima mengikuti kelas
perkuliahan (course) secara terstruktur dan skema traineeship yang
memungkinkan mereka untuk melakukan penelitian di bawah penyeliaan beberapa profesor
yang relevan dengan bidang studi.
Baca Juga: Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Ikuti Seleksi Beasiswa Sandwich ke KU Leuven Belgia
Selama satu
semester, keduanya akan menjadi bagian dari sivitas akademika KU Leuven di
program Arabistiek en Islamkunde, Faculteit Letteren dengan Prof. Umar Ryad
sebagai penyelia utama. Meski dalam skema traineeship, keduanya dapat
mengikuti kelas perkuliahan (course) yang relevan di lintas program dan
fakultas. Dalam semester ini, Asep dan Yusuf juga akan berpartisipasi (sit
in) dalam kelas Sufisme yang diampu oleh Prof. Ahmed Qutuz dan Prof. Arjan
Post.
Keduanya juga
akan dibimbing untuk menjalin korespondensi dengan sejumlah akademisi yang
memiliki otoritas di bidang studi terkait, baik di lingkungan KU Leuven maupun
di perguruan tinggi lainnya. Selain itu, proses penyeliaan ini mencakup
dukungan dalam memperoleh akses terhadap berbagai referensi, termasuk dalam mengakses
koleksi manuskrip langka yang tersimpan khusunya di perpustakaan KU Leuven
serta perpustakaan penting lain di negara-negara tetangga.
Program ini
diharapkan dalam menjadi momentum bagi mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan
Kalijaga untuk dapat meningkatkan kualitas riset tugas akhir melalui program
kolaboratif bertaraf internasional.
Baca Juga: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Opens Research Fellowship at the Austrian Academy of Sciences