Yogyakarta — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi progres studi bagi mahasiswa S2 Interdisciplinary Islamic Studies (IIS) Angkatan 2022 dan 2023 yang belum menyelesaikan studi. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi upaya untuk memantau perkembangan akademik mahasiswa sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam menyelesaikan studi.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Kaprodi S2 IIS Najib Kailani, Ph.D., Sekprodi S2 IIS Dr. Subi Nur Isnaini, Lc., M.A., serta Kasubbag Tata Usaha Fenti Muzdalifah, S.IP. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan perkembangan penyusunan tesis, pemenuhan persyaratan publikasi ilmiah dan kemampuan bahasa, serta berbagai persoalan administratif yang memengaruhi kelancaran studi.
Berdasarkan hasil monitoring, kendala yang dihadapi
mahasiswa cukup beragam. Sebagian mahasiswa masih mengalami keterlambatan dalam
penyusunan dan revisi tesis, kesulitan menentukan fokus penelitian, serta
terbatasnya waktu untuk melakukan bimbingan akibat pekerjaan dan tanggung jawab
keluarga.
Selain persoalan penyusunan tesis, pemenuhan persyaratan publikasi ilmiah dan kemampuan bahasa juga menjadi perhatian. Sejumlah mahasiswa masih perlu memenuhi ketentuan publikasi atau memperbaiki hasil tes bahasa agar dapat melanjutkan ke tahap ujian tesis.
Najib Kailani menekankan pentingnya mahasiswa memperhatikan batas waktu penyelesaian studi dan menjaga komunikasi aktif dengan dosen pembimbing. Mahasiswa juga perlu menyusun target penyelesaian tesis secara terukur tanpa mengabaikan kualitas penelitian.
Sementara itu, Subi Nur Isnaini mengingatkan pentingnya memastikan seluruh persyaratan ujian tesis telah terpenuhi, mulai dari persetujuan tesis, publikasi ilmiah sesuai ketentuan program studi, hingga persyaratan kemampuan bahasa. Mahasiswa yang masih mengalami kesulitan memenuhi skor bahasa diarahkan untuk mencari informasi mengenai program persiapan bahasa melalui Pusat Bahasa.
Dari sisi administrasi, Fenti Muzdalifah menjelaskan pentingnya pemeriksaan status pembayaran SPP, pencatatan nilai, dan administrasi cuti secara cermat. Mahasiswa yang mengalami kendala pembayaran atau ketidaksesuaian pencatatan diminta segera berkoordinasi dengan Tata Usaha dan bagian keuangan dengan menyertakan bukti pendukung apabila diperlukan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga mendorong mahasiswa untuk lebih proaktif dalam menyelesaikan setiap tahapan studi, mulai dari bimbingan tesis, pemenuhan publikasi ilmiah dan persyaratan bahasa, hingga penyelesaian administrasi akademik.