Dilihat 0 Kali

001_767_academic preparation.png

Kamis, 17 September 2026 11:00:00 WIB

Academic Preparation Bekali Kesiapan Akademik Penerima BIB Pascasarjana UIN Suka

Yogyakarta - Kegiatan Academic Preparation bagi penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Puspenma Kementerian Agama RI digelar Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu (16/9/2026). Acara diselenggarakan, bertempat di Aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Kegiatan ini menjadi forum pembekalan bagi mahasiswa penerima BIB, baik yang baru memulai studi maupun bagi mahasiswa Double Degree angkatan sebelumnya yang akan melanjutkan pendidikan ke SOAS University pada September ini. 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh arahan mengenai berbagai aturan penerima beasiswa BIB, kegiatan akademik, serta ketentuan administrasi dan pembiayaan selama masa studi.

Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Interdisciplinary Islamic Studies (IIS), Najib Kailani, Ph.D. Dalam pengantarnya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama (Puspenma) Kementerian Agama RI. Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi sekaligus mendiskusikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan beasiswa.

Baca Juga: Mahasiswa Double Degree Jalani Ujian Proposal Tesis

Selanjutnya, Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A., menyampaikan arahan kepada para penerima beasiswa. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan studi untuk mengembangkan intelektualitas, profesionalitas, dan kepedulian sosial.

Dalam arahannya, penerima BIB juga diharapkan mampu membangun karakter yang mencintai agama dan bangsa, serta mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkontribusi bagi masyarakat dan Indonesia. Mahasiswa didorong untuk aktif mengikuti kegiatan akademik, membaca, menulis, dan mengembangkan jejaring selama menempuh pendidikan.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Dr. Ruchman Basori, M.Ag., Kepala Puspenma Kementerian Agama RI. Ia menjelaskan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Ruchman juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan masa studi secara optimal dan menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan. Menurutnya, keberhasilan penerima beasiswa tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian studi secara pribadi, tetapi juga dengan kontribusi yang dapat diberikan kepada institusi asal dan masyarakat.

Ia turut menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan pengelola beasiswa, tidak semata-mata dalam urusan administrasi, tetapi juga melalui komunikasi, persahabatan, dan kemanusiaan.

Materi teknis disampaikan oleh Dr. Hj. Siti Maria Ulfa, M.S.I., yang memaparkan berbagai komponen pembiayaan BIB serta ketentuan pengajuan dan pencairannya. Materi mencakup biaya pendidikan, tunjangan buku, bantuan penyelesaian tesis atau disertasi, bantuan konferensi internasional dan publikasi jurnal, transportasi, visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, serta dana hidup bulanan.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diingatkan untuk memperhatikan batas waktu pengajuan setiap komponen pembiayaan. Pengajuan yang melewati tenggat atau tidak memenuhi ketentuan dapat berakibat pada tidak dapat dicairkannya bantuan. Mahasiswa juga perlu memastikan laporan perkembangan studi diperbarui dan memperoleh persetujuan sesuai prosedur.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait pelaksanaan beasiswa, termasuk klaim asuransi kesehatan, penyesuaian program studi bagi mahasiswa double degree, serta batas waktu penyelesaian studi dan pengajuan pembiayaan.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa penerima beasiswa BIB Luar Negeri juga melakukan sesi konsultasi bersama Kasubtim Beasiswa Gelar Luar Negeri Syamsudin Prasetyo, M.A.

Melalui kegiatan Academic Preparation ini, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berharap para penerima BIB memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tanggung jawab akademik dan ketentuan beasiswa. Pembekalan ini sekaligus menjadi pengingat agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan studi secara optimal, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, dan mengembangkan kapasitas diri untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

Baca Juga: Dosen Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Implementasikan Ihyaul Mawat, Hadapi Krisis Iklim dengan Dukungan MoRA The Air Fund