WINA, AUSTRIA — Mahasiswa Doktor S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Mochammad Irfan Achfandhy, mengikuti program research fellowship di Institute for Social Anthropology (ISA), Austrian Academy of Sciences (ÖAW), Wina, Austria, selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2026.
Program ini merupakan hasil Kerjasama Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dengan Institute for Social Anthropology (ISA), Austrian Academy of Sciences (ÖAW). Irfan berkesempatan mengikuti program tersebut, setelah sebelumnya dinyatakan lolos seleksi yang diadakan di bulan Februari 2026 lalu.
Baca Juga: Pengalaman Mendapatkan Fellowship di Austrian Academy of Sciences (ÖAW)
Dalam program ini, Irfan mengembangkan penelitian yang bertajuk “Between Play and Pray: Negotiating Ambiguity within the Roblox Muslim Community”. Penelitian ini menyoroti dinamika keberagamaan anak muda Muslim dalam dunia virtual Roblox. Penelitian tersebut berada di bawah supervisi Dr. Doz. Martin Slama, antropolog senior di ISA ÖAW.
Salah satu agenda utama research fellowship ini yakni penyusunan makalah ilmiah (research paper) yang akan dipresentasikan dan didiskusikan bersama para peneliti senior dalam forum guest lecture di ISA ÖAW. Melalui forum tersebut, Irfan diharapkan memperoleh masukan akademik untuk memperkaya analisis dan menyempurnakan naskah sebelum diajukan ke jurnal internasional bereputasi.
Selain menjalankan agenda riset, Irfan juga berpartisipasi di berbagai kegiatan ilmiah, termasuk workshop, diskusi akademik, dan kuliah tamu yang diselenggarakan secara berkala setiap dua minggu di lingkungan ÖAW.
Keikutsertaan dalam program ini menjadi bagian dari penguatan tradisi akademik dan pengembangan riset mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan dan kolaborasi dengan komunitas ilmiah internasional.
Baca Juga: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Opens Research Fellowship at the Austrian Academy of Sciences