Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Lakukan Benchmarking dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia

Pada tanggal 6 Desember 2022, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan benchmarking dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Perlis, Malaysia dengan menyelenggarakan konferensi internasional (Joint International Conference). Konferensi Internasional yang diselenggarakan di Hotel Seri Malaysia Kangar, Perlis ini, sebagai bagian dari implementasi kerjasama antar kedua lembaga pendidikan dengan mengusung tema “The Dynamics of Muslim Life in Southeast Asia: Text, Discursive Practices and Halal Lifestyle”. Tujuan yang diharapkan dari konferensi ini adalah memberikan pengalaman internasional bagi para mahasiswa Pascasarjana, menjalin kerjasama Tridharma antara Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dan UMAM, juga sebagai kesempatan sharing hasil penelitian mahasiswa dan dosen kedua lembaga.
Acara konferensi diawali dengan sambutan oleh Rektor UMAM, Assoc. Prof. Ir. Dr. Waluyo Adi Siswanto, dan dilanjutkan dengan sambutan Wakil Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Ahmad Muttaqin. Selanjutnya sesi panel pertama dibuka oleh Dr. Wachid Ridwan, Wakil Rektor UMAM, sebagai moderator pada diskusi panel. Pada sesi panel pertama ini, Dr. Nina Mariani Noor, M.A., Ketua Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga menjadi Keynote Speaker pertama dengan menyampaikan presentasi hasil penelitiannya yang berjudul “Preserving Humanity and Maintaining Sanity during Pandemic Covid-19: The Experience of Srikandi Lintas Iman Yogyakarta”.
Keynote Speaker kedua, Assoc. Prof. Dr. Sohirin Muhammad Solihin, Ketua Program Doktor Studi Islam UMAM menyampaikan presentasinya dengan judul “The Impact of Halal Governance on Human Life: Contemporary Textual Analysis”. Setelah presentasi para keynote speaker, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang mendapat antusiasme luar biasa dari para peserta Konferensi.
Sesi panel kedua konferensi menjadi kesempatan signifikan bagi para mahasiswa program magister dan doctoral Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga untuk menyampaikan hasil penelitian mereka. Pada moment tersebut, Arisy Abror Dzukroni menyampaikan presentasi hasil penelitian dengan judul, “State, Ulama, and Halal Issue: Majlis Ulama Indonesia after Halal Mandatory Policy”, dan Muhammad Faizur Rohman memaparkan penelitiannya tentang Influencer halal dengan judul, “The Halal Influencers: Aspirations of Halal Consumtion of the Indonesia Muslims Middle-Class”, keduanya adalah mahasiswa Program Magister Konsentrasi Kajian Industri dan Bisnis Halal.
Dari kalangan mahasiswa S3 diwakili oleh tiga orang mahasiswa Program Doctoral Studi Islam, yaitu Abu Sufyan menyampaikan hasil risetnya tentang, “Traditional Islam, Tafsir, and Pesantren Identity: Contribution of Jami’ al-Bayan by Muhammad bin Sulaiman on Pesantren in Contemporary Java”; Alfi Kamaliah memaparkan penelitiannya, “Mi’raj as (non) Interreligious Marriage in Indonesia: Authority Contest and Legitimacy”; dan Ikhwanul Fuad Ahsan memaparkan hasil penelitian dengan judul, “Debate on Interreligious Marriage in Indonesia: Authority Contest and Legitimacy”. Setelah sesi kedua, acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian masukan dan saran untuk menyempurnakan hasil penelitian mahasiswa oleh Dr. Wachid Ridwan sebagai moderator, lalu konferensi ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.